Bekerja atau usaha dalam pengetasan pengangguran
Jaman sekarang terkadang sangat susah untuk mencari sumber
penghasilan. Padahal semakin hari kebutuhan kian bertambah... Hmmm tapi
setiap orang sudah tentu sudah memiliki impian masing masing untuk masa
depannya..
Namun apakah mungkin semua impian itu akan terwujud tanpa
usaha yang dirintis dari sekarang. Apakah membuka lapangan kerja atau
bekerja di orang lain? Kedua pilihan tersebut memiliki konsekuensi
masing-masing. Jadi untuk kesimpulannya ada beberapa hal yang menurut saya
harus dilakukan utk memilih yg mana yg lebih baik antara bekerja atau usaha
untuk pengentasan pengangguran di Negara tercinta kita ini.
Yang
pertama adalah visualisasikan 5-10 tahun ke depan ingin menjadi apa. Mana yang
lebih kuat, ingin menjadi karyawan berprestasi atau menjadi wirausahawan yang
berhasil? Lalu tetapkan tujuan hidup dengan menggunakan prinsip SMART
(Specific-Measurable-Attainable-Realistic-Timebound). Specific berarti prestasi
di bidang apa yang ingin kita capai, sebagai apa, di bisnis apa, Measurable
untuk memastikan ada tolak ukur yang pasti sebagai barometer keberhasilan,
Attainable adalah sedikit di atas kemampuan kita sehingga akan memancing
adrenalin untuk mencapai tujuan, Realistic diperlukan untuk memastikan
tujuannya cukup realistis, Time-bound adalah kejelasan kapan kita bisa
mewujudkannya.
Kedua,
Fokus pada potensi positif yang kita miliki, untuk meraih tujuan, yakni apa
saja pengetahuan, skills penunjang, sikap positif, modal pendukung yang
dimiliki. Cobalah untuk tidak memperbesar kelemahan yang ada, agar kita tetap terdorong
mewujudkan tujuan kita, tidak mudah menyerah atas kendala yang kita hadapi.
Dan
menurut saya cara efektif untuk mengatasi pengangguran tersebut adalah dengan
berwirausaha. Seseorang dapat membuka lapangan kerja sesuai dengan keahliannya
dan kesenangannya akan bidang bisnis yang diminati. Disaat kita berbicara tentang
wirausaha, faktor tingkatan pendidikan sangat penting namun tidak begitu
berpengaruh karena dalam berwirausaha seseorang yang memiliki pengalaman banyak
tanpa mengalami tingkat pendidikan yang tinggi dapat memulai untuk
berwirausaha. Dengan kata lain, seseorang yang tidak tamat universitas namun
memiliki pengalaman dalam bidang keahlian tertentu dapat memulai dan berani
mencoba untuk membuka usaha yang sesuai dengan pengalaman dibidang keahlian
yang telah dimiliki. Dengan berwirausaha, seseorang dapat mandiri dalam
berbisnis, tidak cemas akan status pekerja pada perusahaanya dan lebih bebas
dalam menjalankan usahanya. Disamping itu, wirausahawan dapat membuka lapangan
pekerjaan bagi orang lain sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sosial.
Wirausaha dapat memberikan kemudahan bagi seseorang untuk mendapatkan
pendapatan dibandingkan menjadi seorang pengangguran. Di Indonesia sendiri,
data statistik menunjukkan bahwa bisnis yang bergerak dalam bidang restoran,
pedagang eceran kecil dan besar, dan penyediaan akomodasi sangat pesat
perkembangannya baik dari jumlah maupun keunikan yang ditawarkan. Hal ini
menunjukkan bahwa berwirausaha dibidang tersebut sangat banyak diminati oleh
masyarakat Indonesia, keadaan ini sangat baik bagi masyarakat karena peluang
untuk mendapat pekerjaan semakin besar. Kita dapat membayangkan hal yang lebih
baik lagi jika lebih banyak bidang usaha yang jumlahnya semakin meningkat
karena akan lebih banyak lagi lapangan pekerjaan yang disediakan. Berwirausaha
dalam bidang apapun pasti akan memberikan manfaat yang sangat luas bagi
masyarakat khususnya dengan masalah pengangguran. Seorang wirausahawan
memberikan dampak kepada penurunan angka pengangguran khususnya bagi
orang-orang yang tidak/belum pernah sekolah/belum tamat sekolah di Indonesia
karena secara rata-rata tingkatan pendidikan tersebut menyumbangkan angka yang
sangat besar bagi jumlah pengangguran di Indonesia.
Pemerintah Indonesia pun
memberikan suatu program yang mendukung perkembangan wirausaha di Indonesia.
Pemerintah memberikan dana secara sukarela kepada mahasiswa yang masih menempuh
pendidikannya di universitas-universitas negeri Indonesia untuk mengembangkan
kemampuannya dalam bidang wirausaha. Selain pemerintah, perusasahaan-perusahaan
besar di Indonesia pun memberikan program pengembangan wirausaha kepada
mahasiswa dan masyarakat secara luas. Setiap program tentang wirausaha yang
diadakan baik oleh pemerintah maupun oleh perusahaan-perusahaan secara umum
dilakukan dengan proses penyeleksian terhadap ide bisnis yang dimiliki oleh
seorang calon wirausahawan sehingga proses ini mamacu calon wirausahawan untuk
berfikir kreatif tentang bisnis yang akan dikembangkan. Jadi, program yang
diadakan oleh pemerintah dan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia tentang
kewirausahaan tidak langsung dengan pemberian modal sepenuhnya, namun dengan
proses penyeleksian yang ketat sehingga menghasilkan bisnis yang memiliki
kualitas bagus dan siap bersaing di dunia nyata setelah berjalan. Bukan hanya
sekedar proses seleksi yang ketat namun setelah itu program-program yang
diberikan pun sangat baik, calon wirausahawan bukan hanya diberikan modal untuk
berusaha tetapi juga diberikan pengetahuan tentang tata cara berwirausaha yang
baik. Peluang ini sangat bagus bagi masyarakat Indonesia untuk mengembangkan
ide yang mereka miliki. Hal ini menunjukkan bahwa peranan wirausaha dalam
menciptakan lapangan pekerjaan sangat menjanjikan dan memberikan indikasi
kepada masyarakat bahwa pemerintah mulai menyadari peranan wirausaha dalam
membantu menurunkan angka pengangguran di Indonesia yang berdampak baik bagi
perekonominan Indonesia. Selain itu, peranan dari para wirausahawan yang telah
berhasil pun memberikan peranan penting dalam memberikan pengaruh secara
psikologis kepada masyarakat untuk berani untuk mencoba berwirausaha sesuai
dengan bidang yang diminati. Wirausahawan yang telah berhasil mengembangkan
bisnis yang ditekuninya seringkali membantu proses sosialisasi tentang
wirausaha dengan cara membagi pengalaman kepada masyarakat luas dalam bentuk
apa pun, khususnya seminar yang dibuka untuk umum. Disamping itu, antusiasme
masyarakat tentang berwirausaha pun sangat tinggi sehingga diperlukan
media-media interaktif yang dapat menyediakan fasilitas bagi masyarakat yang
ingin sekali mengetahui wirausaha secara umum karena program-program ini tidak
sepenuhnya sampai kepada masyarakat dan mahasiswa secara keseluruhan.
Permasalahan teknis yang terkait dengan penyampaian informasi tentang program
kewirausahaan dari perusahaan-perusahaan ataupun pemerintah kepada masyarakat
dapat diperbaiki dengan cara menjalin hubungan kerjasama yang baik antara
pemerintah, wirausahawan, dan kalangan masyarakat dalam proses penyampaian yang
berkaitan dengan informasi kewirausahaan yang akan disampaikan. Dengan begitu,
masyarakat secara keseluruhan dapat mengetahui dan mendapatkan pengetahuan
penting dalam memulai ataupun mengembangkan bisnis. Oleh karena itu, informasi
yang disampaikan mengenai program kewirausahaan sudah seharusnya lebih
ditingkatkan dengan media-media yang mudah didapat oleh seluruh masyarakat
Indonesia.
Dilihat dari manfaat yang
diberikan, wirausaha secara tidak langsung dapat memengaruhi seseorang untuk
mandiri dalam hal keuangan dan memberikan pengaruh yang sangat positif bagi
lingkungan sekitar. Dengan berwirausaha, seseorang akan memberikan peluang
bekerja minimal kepada satu orang lain yang bekerja dalam bisnis yang
dijalankan secara nyata. Oleh karena itu, berwirausaha merupakan langkah nyata
yang dapat memengaruhi penurunkan angka pengangguran di Indonesia seiring
dengan laju pertumbuhan penduduk yang semakin hari semakin bertambah. Disamping
itu, prinsip ekonomi memberikan pelajaran bahwa dengan memanfaatkan sumber daya
secara maksimal dan pemerataan hasil sumberdaya yang terdistribusikan secara adil
sangat memberikan manfaat terhadap pertumbuhan ekonomi di suatu negara.
Berwirausaha sangat mencerminkan prinsip tersebut karena seseorang akan
berusaha memanfaatkan sumberdaya yang ada secara maksimal untuk membangun
bisnis dan memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas dari bisnis yang
dikembangkan.
Jadi dengan begitu maka insya allah pengangguran di Negara
tercinta kita akan berkurang bila menerapkan apa yang sudah saya jelaskan
diatas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar