Selasa, 26 November 2013



Bekerja atau usaha dalam pengetasan pengangguran

Jaman sekarang terkadang sangat susah untuk mencari sumber penghasilan.  Padahal semakin hari kebutuhan kian bertambah... Hmmm tapi setiap orang sudah tentu sudah memiliki impian masing masing untuk masa depannya..
Namun apakah mungkin semua impian itu akan terwujud tanpa usaha yang dirintis dari sekarang.  Apakah membuka lapangan kerja atau bekerja di orang lain? Kedua pilihan tersebut memiliki konsekuensi masing-masing. Jadi untuk kesimpulannya ada beberapa hal yang menurut saya harus dilakukan utk memilih yg mana yg lebih baik antara bekerja atau usaha untuk pengentasan pengangguran di Negara tercinta kita ini.
Yang pertama adalah visualisasikan 5-10 tahun ke depan ingin menjadi apa. Mana yang lebih kuat, ingin menjadi karyawan berprestasi atau menjadi wirausahawan yang berhasil? Lalu tetapkan tujuan hidup dengan menggunakan prinsip SMART (Specific-Measurable-Attainable-Realistic-Timebound). Specific berarti prestasi di bidang apa yang ingin kita capai, sebagai apa, di bisnis apa, Measurable untuk memastikan ada tolak ukur yang pasti sebagai barometer keberhasilan, Attainable adalah sedikit di atas kemampuan kita sehingga akan memancing adrenalin untuk mencapai tujuan, Realistic diperlukan untuk memastikan tujuannya cukup realistis, Time-bound adalah kejelasan kapan kita bisa mewujudkannya.
Kedua, Fokus pada potensi positif yang kita miliki, untuk meraih tujuan, yakni apa saja pengetahuan, skills penunjang, sikap positif, modal pendukung yang dimiliki. Cobalah untuk tidak memperbesar kelemahan yang ada, agar kita tetap terdorong mewujudkan tujuan kita, tidak mudah menyerah atas kendala yang kita hadapi.
Dan menurut saya cara efektif untuk mengatasi pengangguran tersebut adalah dengan berwirausaha. Seseorang dapat membuka lapangan kerja sesuai dengan keahliannya dan kesenangannya akan bidang bisnis yang diminati. Disaat kita berbicara tentang wirausaha, faktor tingkatan pendidikan sangat penting namun tidak begitu berpengaruh karena dalam berwirausaha seseorang yang memiliki pengalaman banyak tanpa mengalami tingkat pendidikan yang tinggi dapat memulai untuk berwirausaha. Dengan kata lain, seseorang yang tidak tamat universitas namun memiliki pengalaman dalam bidang keahlian tertentu dapat memulai dan berani mencoba untuk membuka usaha yang sesuai dengan pengalaman dibidang keahlian yang telah dimiliki. Dengan berwirausaha, seseorang dapat mandiri dalam berbisnis, tidak cemas akan status pekerja pada perusahaanya dan lebih bebas dalam menjalankan usahanya. Disamping itu, wirausahawan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sosial. Wirausaha dapat memberikan kemudahan bagi seseorang untuk mendapatkan pendapatan dibandingkan menjadi seorang pengangguran. Di Indonesia sendiri, data statistik menunjukkan bahwa bisnis yang bergerak dalam bidang restoran, pedagang eceran kecil dan besar, dan penyediaan akomodasi sangat pesat perkembangannya baik dari jumlah maupun keunikan yang ditawarkan. Hal ini menunjukkan bahwa berwirausaha dibidang tersebut sangat banyak diminati oleh masyarakat Indonesia, keadaan ini sangat baik bagi masyarakat karena peluang untuk mendapat pekerjaan semakin besar. Kita dapat membayangkan hal yang lebih baik lagi jika lebih banyak bidang usaha yang jumlahnya semakin meningkat karena akan lebih banyak lagi lapangan pekerjaan yang disediakan. Berwirausaha dalam bidang apapun pasti akan memberikan manfaat yang sangat luas bagi masyarakat khususnya dengan masalah pengangguran. Seorang wirausahawan memberikan dampak kepada penurunan angka pengangguran khususnya bagi orang-orang yang tidak/belum pernah sekolah/belum tamat sekolah di Indonesia karena secara rata-rata tingkatan pendidikan tersebut menyumbangkan angka yang sangat besar bagi jumlah pengangguran di Indonesia.
Pemerintah Indonesia pun memberikan suatu program yang mendukung perkembangan wirausaha di Indonesia. Pemerintah memberikan dana secara sukarela kepada mahasiswa yang masih menempuh pendidikannya di universitas-universitas negeri Indonesia untuk mengembangkan kemampuannya dalam bidang wirausaha. Selain pemerintah, perusasahaan-perusahaan besar di Indonesia pun memberikan program pengembangan wirausaha kepada mahasiswa dan masyarakat secara luas. Setiap program tentang wirausaha yang diadakan baik oleh pemerintah maupun oleh perusahaan-perusahaan secara umum dilakukan dengan proses penyeleksian terhadap ide bisnis yang dimiliki oleh seorang calon wirausahawan sehingga proses ini mamacu calon wirausahawan untuk berfikir kreatif tentang bisnis yang akan dikembangkan. Jadi, program yang diadakan oleh pemerintah dan perusahaan-perusahaan besar di Indonesia tentang kewirausahaan tidak langsung dengan pemberian modal sepenuhnya, namun dengan proses penyeleksian yang ketat sehingga menghasilkan bisnis yang memiliki kualitas bagus dan siap bersaing di dunia nyata setelah berjalan. Bukan hanya sekedar proses seleksi yang ketat namun setelah itu program-program yang diberikan pun sangat baik, calon wirausahawan bukan hanya diberikan modal untuk berusaha tetapi juga diberikan pengetahuan tentang tata cara berwirausaha yang baik. Peluang ini sangat bagus bagi masyarakat Indonesia untuk mengembangkan ide yang mereka miliki. Hal ini menunjukkan bahwa peranan wirausaha dalam menciptakan lapangan pekerjaan sangat menjanjikan dan memberikan indikasi kepada masyarakat bahwa pemerintah mulai menyadari peranan wirausaha dalam membantu menurunkan angka pengangguran di Indonesia yang berdampak baik bagi perekonominan Indonesia. Selain itu, peranan dari para wirausahawan yang telah berhasil pun memberikan peranan penting dalam memberikan pengaruh secara psikologis kepada masyarakat untuk berani untuk mencoba berwirausaha sesuai dengan bidang yang diminati. Wirausahawan yang telah berhasil mengembangkan bisnis yang ditekuninya seringkali membantu proses sosialisasi tentang wirausaha dengan cara membagi pengalaman kepada masyarakat luas dalam bentuk apa pun, khususnya seminar yang dibuka untuk umum. Disamping itu, antusiasme masyarakat tentang berwirausaha pun sangat tinggi sehingga diperlukan media-media interaktif yang dapat menyediakan fasilitas bagi masyarakat yang ingin sekali mengetahui wirausaha secara umum karena program-program ini tidak sepenuhnya sampai kepada masyarakat dan mahasiswa secara keseluruhan. Permasalahan teknis yang terkait dengan penyampaian informasi tentang program kewirausahaan dari perusahaan-perusahaan ataupun pemerintah kepada masyarakat dapat diperbaiki dengan cara menjalin hubungan kerjasama yang baik antara pemerintah, wirausahawan, dan kalangan masyarakat dalam proses penyampaian yang berkaitan dengan informasi kewirausahaan yang akan disampaikan. Dengan begitu, masyarakat secara keseluruhan dapat mengetahui dan mendapatkan pengetahuan penting dalam memulai ataupun mengembangkan bisnis. Oleh karena itu, informasi yang disampaikan mengenai program kewirausahaan sudah seharusnya lebih ditingkatkan dengan media-media yang mudah didapat oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Dilihat dari manfaat yang diberikan, wirausaha secara tidak langsung dapat memengaruhi seseorang untuk mandiri dalam hal keuangan dan memberikan pengaruh yang sangat positif bagi lingkungan sekitar. Dengan berwirausaha, seseorang akan memberikan peluang bekerja minimal kepada satu orang lain yang bekerja dalam bisnis yang dijalankan secara nyata. Oleh karena itu, berwirausaha merupakan langkah nyata yang dapat memengaruhi penurunkan angka pengangguran di Indonesia seiring dengan laju pertumbuhan penduduk yang semakin hari semakin bertambah. Disamping itu, prinsip ekonomi memberikan pelajaran bahwa dengan memanfaatkan sumber daya secara maksimal dan pemerataan hasil sumberdaya yang terdistribusikan secara adil sangat memberikan manfaat terhadap pertumbuhan ekonomi di suatu negara. Berwirausaha sangat mencerminkan prinsip tersebut karena seseorang akan berusaha memanfaatkan sumberdaya yang ada secara maksimal untuk membangun bisnis dan memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas dari bisnis yang dikembangkan.
Jadi dengan begitu maka insya allah pengangguran di Negara tercinta kita akan berkurang bila menerapkan apa yang sudah saya jelaskan diatas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar